Latest Update

Rajawali Turun Tangan Membantu Korban Sinabung Pasca Bencana
March 20, 2014

KARO, SUMATERA UTARA (20/03) — Alam Nusantara berkeluh kesah, tanah Sumatera dilanda bencana. Sudah 6 bulan sejak Gunung api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, ‘bangun’ dan kembali aktif memuntahkan isi perutnya pada bulan September 2013 lalu. Lebih dari 5 desa di sekitar lereng Gunung api tersebut mengalami kerusakan akibat hujan batu, awan panas, dan abu vulkanik yang menyebabkan lumpuhnya aktifitas para penduduk karena mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Aksi kepedulian sosial Grup Rajawali, yang di payungi oleh Rajawali Foundation, serta didukung penuh oleh unit bisnis Express Group, Archipelago Indonesia dan Green Eagle Group, tergerak untuk turun tangan membantu para korban bencana alam. Bantuan memprioritaskan bidang pendidikan para pengungsi yang masih duduk di bangku sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan menengah atas (kelas 1 sampai dengan 12) yang harus mengejar ketinggalan pasca bencana, akibat terganggunya proses belajar-mengajar disekolah akibat bencana alam ini.

Pada hari Kamis, 20 Maret 2014, bantuan di serahkan langsung oleh tim CSR Grup Rajawali di lokasi pengungsian kota Brastagi yang berada 11 Km dari Gunung Sinabung. Hadir dalam penyerahan ini adalah Anugraha Dezmercoledi (Program Manager Rajawali Foundation), Dodi Iskandar Daulay (Branch Manager Express Group cabang Medan), Marlon Hutajulu (Employee Relations Rajawali Corpora) beserta tim Express Group cabang Medan yaitu Sofianto Pohan, Suhada, Ahmadi Pasaribu, Dedek Koeswoyo dan Azhari Damanik.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para pengungsi khususnya anak-anak yang duduk di bangku sekolah. Bencana erupsi Gunung Sinabung yang sudah meluluhlantakkan perekonomian selama berbulan-bulan ini tidak boleh menghentikan anak-anak mengenyam pendidikan,” kata Direktur Rajawali Foundation, Agung Binantoro.

Sore itu langit di atas kota Brastagi menyambut hangat kedatangan perwakilan CSR Rajawali, namun dari kejauhan asap tebal masih membumbung tinggi di atas Gunung Sinabung. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status Gunung Sinabung pada level IV (status AWAS) pada saat tulisan ini dibuat.

Dengan berkoordinasi dengan tim Relawan Bencana Sinabung, tim CSR Rajawali datang dan mengobservasi langsung pengungsian korban bencana alam di kota Brastagi, tepatnya di Masjid Istihrar. Lokasi pengungsian ini menampung sekitar 200 KK yang mengungsi di dalam dan sekitar area mesji di daerah tersebut dibawah tenda-tenda berukuran besar masing-masing 75 m2. Terdapat dapur umum, gudang penyimpanan bantuan, dan posko koordinasi relawan yang terletak berdapingan dengan tenda pengungsi. MCK dan tempat wudhu tersedia dengan kondisi bersih layak pakai untuk para pengungsi – hal ini menunjukan adanya koordinasi dan kerja baik oleh aparat relawan.

Tim CSR gabungan Grup Rajawali menyerahkan bantuan berupa; seragam sekolah dan seragam Pramuka, sepatu dan kaos kaki, tas sekolah, seperangkat alat tulis termasuk buku, pulpen dan pensil, botol minum dan handuk, tenaga guru pengajar kelas tambahan, dan pakaian layak pakai yang di peruntukan khususnya untuk 187 pengungsi anak-anak usia sekolah (95 murid SD, 50 murid SMP, 42 murid SMA—data di dapat dari tim relawan).

Adapun dana bantuan ini berasal dari dana CSR perusahaan dan sumbangan partisipasi karyawan Rajawali Corpora. Sementara pakaian layak pakai juga disumbangkan oleh karyawan Express Group cabang Medan dan karyawan Green Eagle Group. Program Manager Rajawali Foundation Anugraha Dezmercoledi pada saat datang ke lokasi pengungsian menyampaikan bantuan, mengatakan bahwa aktivitas ini adalah bentuk kepedulian Perusahaandan karyawan dari Grup Rajawali Corpora.

“Salah satu aktivitas sosial yang menjadi prioritas kami adalah menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam. Kami berharap dengan bantuan ini bermanfaat bagi para korban, khususnya anak-anak usia sekolah dan juga semoga mendorong banyak pihak untuk mengambil langkah serupa sehingga musibah ini dapat diatasi bersama-sama,” jelasnya.

back
 
Copyright © 2011 Rajawali Foundation