Latest Update

Tali Kasih kepada Yayasan Bhakti Luhur
December 13, 2011

PAMULANG (12/12) — Sebelum menutup tahun 2011, Rajawali Foundation terus berbagi kasih dengan anak-anak berkebutuhan khusus [difable children] di Yayasan Bhakti Luhur, yang mana asramanya terletak di daerah Pamulang, Jawa Barat. Beberapa perwakilan dari Green Eagle Group dan Greenland Rajawali Utama turut hadir bersama rombongan CSR Team dalam kunjungan ini.

Yayasan Bhakti Luhur adalah sebuah yayasan yang memberikan pelayanan sosial untuk anak-anak berkebutuhan khusus, yang mana orang tua mereka tidak mampu untuk membesarkan mereka secara finansial, atapun, seringkali Yayasan Bhakti Luhur mengasuh anak-anak berkebutuhan khusus yang dibuang oleh orang tua mereka karena ‘perbedaan’ yang mereka miliki. Saat ini, ada sedikitnya 60 anak yang tinggal di Rumah Singgah Pamulang milik Yayasan Bhakti Luhur, sedangkan anak-anak yang juga dirawat oleh Yayasan Bhakti Luhur tetapi tidak tinggal dirumah singgah tersebut mencapai kurang lebih 400 anak, mereka tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Seperti Nurlela, salah satu anak yang tinggal di Rumah Singgah Pamulang. Di usianya yang ke 19 tahun, nurlela tidak seperti remaja normal seusianya. Sebaliknya, kelakuannya masih menyerupai anak TK dengan rambutnya yang kurang tertata dengan rapih dan bola matanya yang selalu berlari kesana kemari— tidak pernah terlihat tenang. Sampai saat ini, Nurlela masih tiadk dapat mengurus dirinya sendiri karena keterbelakangan mental yang di deritanya sejak lahir. Untungnya, pengurus Yayasan Bhakti Luhur yang berhati besar tidak pernah merasa lelah untuk mengurus dan memberikan perhatian yang sangat dibutuhakn oleh Nurlela. Kasus yang dialami Nurlela bukanlah satu-satunya. Namun demikian, Nurlela mempunyai banyak teman di Rumah Singgah Pamulang yang mempunyai kebutuhan khusus seperti dia.

Suster Ludwina Rosmawati, salah satu pengurus yayasan ini menjelaskan tujuan utama Yayasan Bhakti Luhur adalah untuk mengajarkan para anak-anak berkebutuhan khusus yang mereka urus di Yayasan ini agar mereka dapat bertahan hidup tanpa mengandalkan orang lain tanpa merasa inferior sehingga mereka bisa berbaur dengan masyarakat sekitar. Dan ketika anak-anak itu telah siap, maka Yayasan Bhakti Luhur akan mengembalikan mereka kepada orang tua atau keluarga mereka masing-masing. Sayangnya, Yayasan Bhakti Luhur sering kali kesulitan dalam menghubungi keluarga mereka ketika sudah tiba waktunya untuk mengembalikan anak-anak mereka kepada keluarganya. Beberapa dari keluarga mereka menolak untuk menerima anak-anak itu karena mereka malu memiliki anak-anak yang berbeda dengan anak normal lainnya. Saat ini, kendala tersebut masih menjadi tantangan bagi Yayasan Bhakti Luhur untuk dapat mewujudkan tujuan utama mereka.

Pada kesempatan ini, Rajawali Foundation beserta Tim CSR Rajawali Group telah menyiapkan sejumlah donasi berupa sejumlah uang tunai, perlengkapan sekolah untuk para anak-anak, dan alat-alat kebutuhan rumah tangga untuk Rumah Singgah.

“Ini adalah tindakan konkrit kami atas bhakti kami kepada masyarakat yang berdasarkan pada nilai-nilai sosial Rajawali Foundation yaitu; giving, caring, enabling. Aktifitas CSR kami adalah kegiatan yang berhubungan dengan berbagi kasih sayang kepada orang-orang yang membutuhkan”, jelas Fritz E. Simandjuntak, Presiden Rajawali Foundation.

Kunjungan kami kepada Yayasan Bhakti Luhur telah memberikan sebuah pembelajaran yang sangat penting yaitu seperti yang dikatakan oleh pepatah bijak ‘Seorang anak dengan keterbatasan sangat mebutuhkan dukungan. Dengan tidak berharap apa-apa pada mereka hanya akan menunjukan rasa kasihan, kesedihan, duka dan penyesalan. Berpihaklah padanya, yakinkan dia adalah juara, dan dukung dia. Percaya padanya dan berharaplah sesuatu darinya. Anak-anak itu memberikan inspirasi akan harapan, kebahagian, kesungguhan dan kesuksesan’.

back
 
Copyright © 2011 Rajawali Foundation